Bos Junket Terbesar ke-2 di Makau Ditangkap Pihak Berwenang

Polisi Makau sudah tangkap bos junket agen casino Levo Chan Weng Lin, ketua dan pemegang saham pengontrol Tidak Chun Grup dan co-chairman dan CEO Macau Legend Development. Riset memvisualisasikan Tidak Chun Grup sebagai yang ke-2 sesudah Suncity Grup dalam market share sepanjang beberapa tahun pra-pandemi di pusat games paling besar di dunia.

Macau Legend Development umumkan pada Senin sore jika pebisnis, dikenal juga sebagai Levo Chan, akan memundurkan diri sebagai co-chairman, CEO dan dewan direktur “untuk menghindar masalah pada perusahaan” dan “untuk kebutuhan pemegang saham perusahaan sebagai keseluruhnya,” melapor Nikkei Asia.

Chan menggantikan di tahun 2020 Macau Legend, yang jalankan kasino di New Orient Landmark Hotel dan mempunyai kompleks Macau Fisherman’s Wharf, yang mempunyai tiga hotel dan dua kasino. Perusahaan menjelaskan penangkapan akhir minggu “terkait dengan masalah individu Tuan Chan.”

Susul informasi itu, saham Macau Legend turun sekitar 29,8% di awal perdagangan di Hong Kong di hari Senin. Chan diamankan di hari Minggu, bersama dengan pria lain, karena sangkaan permainan judi ilegal dan pencucian uang.

“Salah satunya orang yang turut serta bertanggungjawab untuk menjalankan sindikat permainan judi ilegal sementara lainnya tawarkan kontribusi,” kata polisi dalam sebuah pengakuan di account sah We Chat mereka, tanpa menyebutkan nama ke-2 nya, menurut Reuters.

“Dewan tidak menginginkan kejadian di atas mempunyai imbas material yang bikin rugi pada operasi setiap hari,” kata Macau Legend dalam sebuah pengakuan ke bursa saham Hong Kong di hari Minggu. Group Tidak Chun belum memberi komentar penangkapan itu.

Penangkapan itu terjadi di tengah-tengah perlakuan keras yang berjalan dari beberapa petinggi untuk memutuskan saluran dana dari dataran China, di mana semua wujud permainan judi ilegal. Pendekatan toleran 0 yang baru secara eksklusif menarget pasar junket, yang sudah lama memercayakan penawaran credit gampang untuk beberapa pejabat China dataran, meminta hutang mereka memakai aliran pendanaan bawah tanah.

Itu terjadi sekitaran 2 bulan sesudah penangkapan Alvin Chau, kepala Suncity, operator junket paling besar di Makau. Polisi menjelaskan penangkapan baru itu berkaitan dengan kasus Suncity, karena ke-2 barisan itu bekerja bersama, turut serta dalam “aktivitas terlarang dan kriminil,” melapor Reuters.

Bos Junket Terbesar ke-2 di Makau Ditangkap Pihak Berwenang
Bos Junket Terbesar ke-2 di Makau Ditangkap Pihak Berwenang

Suncity awalnya menjalankan kamar VIP dalam property ke enam operator kasino kota. Tetapi, sesudah penangkapan Chau, semua ditutup, bersama dengan mayoritas ruangan junket kota. Ini, bersama dengan limitasi berkaitan wabah, sudah mengakibatkan penghasilan games VIP jeblok. Industri VIP hasilkan lebih dari dua pertiga penghasilan sekian tahun kemarin.

Minggu kemarin, regulator games Makau, Agen Peninjauan dan Koordinir Gaming, memotong nyaris separuhnya penerbitan lisensi junket, di tengah-tengah pembicaraan dari beberapa petinggi mengenai bagaimana mengontrol bidang ini selanjutnya. Cuma 46 lisensi untuk junkets kasino untuk bekerja di wilayah kantong China yang disepakati, turun dari 85 pada Januari 2021.

Selainnya Sun City, mangkirsi penting yang lain ialah Group kelas berat Guangdong, yang disebut operator junket paling besar ke-3 di tahun 2019. Dalam pada itu, beberapa merk junket besar yang lain, terhitung Tidak Chun Grup, Meg-Star International dan Golden Grup, akan dipertahankan. lisensi mereka tahun ini. Laporan baru memunculkan kebimbangan atas kesepakatan Tidak Chun Grup.

Perlakuan keras itu terjadi saat Majelis Legislatif Makau memperdebatkan saran amandemen undang-undang permainan judi di wilayah kantong itu. AL loloskan pembacaan pertama perancangan undang-undang awalnya bulan ini, yang saat ini akan dikirimkan ke Komite Masih tetap, di mana dialog tertutup akan diselenggarakan sesudah berlibur Tahun Baru Imlek.

Undang-undang permainan judi baru usaha agar semakin kurangi peranan operator junket di industri kasino kota. RUU itu mengatakan operator kasino tidak kembali bisa mempunyai ruangan junket khusus, dan penataan pembagian penghasilan di antara kasino dan operator junket akan dilarang.

Sementara Makau terus akan keluarkan lisensi junket untuk promotor VIP yang disepakati, undang-undang baru usaha batasi mereka untuk cuma bekerja dengan 1 pemegang konsesi. Perlakuan lain memutuskan jika sampai tanggal 10 tiap bulan, pemegang konsesi games harus memberikan perincian berkenaan komisi yang dibayar ke junkets pada bulan awalnya, melapor Macau Business.

Leave a Reply